Monday, May 17

Industri Kreatif Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Industri Kreatif Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Industri kreatif Indonesia saat ini sedang menjadi fokus pemerintah, karena industry-industri ini dapat membuat perubahan yang ternyata cukup signifikan untuk perekonomian negara. Terhitung pada tahun 2017, ekonomi dan industri kreatif berkontribusi 7.28% terhadap produk domestik bruto.

Karena kontribusi yang diberikan oleh industri kreatif kepada perekonomian negara, kamu harus mengerti dan mencermati mengenai industri kreatif. Nah, di pembahasan berikut sudah ada rangkuman tentang hal-hal yang kamu perlu ketahui mengenai ini, lho. Jadi, keep scroll, ya!

Industri Kreatif, Apa Itu?

Industri kreatif adalah adalah industri yang menggunakan ide, kreativitas, keterampilan, dan juga bakat yang dimiliki seseorang untuk menghasilkan produk serta untuk memberdayakan daya cipta & daya kreasi yang dimiliki oleh seseorang.

Industri kreatif merupakan industri yang mengusung konsep ekonomi kreatif, dimana produk yang dihasilkan dari industri ini memiliki keunikan tersendiri. Lahirnya industri kreatif dan konsep ekonomi kreatif didasari oleh tingginya kompetisi pasar.

Karena hal tersebut, perusahaan harus mencari dan mendapatkan cara untuk dapat menekan serta menurunkan biaya produksi sebanyak, bahkan seefisien mungkin. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mempertahankan eksistensinya di pasaran.

Dengan adanya industri kreatif ini diharapkan perekonomian negara akan terus berkembang dengan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tidak terbatas, yaitu ide, kreativitas, keterampilan, dan juga bakat yang dimiliki.

Tidak seperti industri yang sebelumnya, nilai ekonomi yang dimiliki oleh suatu produk tidak lagi dinilai dari bahan baku maupun sistem produksi yang dijalankan. Akan tetapi dilihat dari kreativitas dan juga inovasi yang dimiliki oleh produk tersebut.

Jenis-Jenis Industri Kreatif yang Ada di Indonesia

Industri kreatif Indonesia dikelola dan juga diatur oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Bekraf juga kemudian menyatakan bahwa terdapat 16 jenis industri kreatif, di antaranya adalah:

  1. Kerajinan (craft)
  2. Musik
  3. Seni pertunjukkan
  4. Kuliner
  5. Arsitektur
  6. Advertising (periklanan)
  7. Desain
  8. Penerbitan
  9. Fesyen (fashion)
  10. Research and development
  11. Film
  12. Permainan interaktif
  13. Fotografi
  14. TV dan radio
  15. Video
  16. Layanan komputer dan perangkat lunak (software dan aplikasi)

Apa Saja Manfaat Industri Kreatif Indonesia?

Saat ini masih banyak industri yang menggunakan atau mengeksploitasi Sumber Daya Alam, namun hal tersebut tidak dapat dibiarkan secara terus menerus. Karena, meskipun Indonesia merupakan negara yang kaya akan Sumber Daya Alam, namun tetap memiliki keterbatasan.

Karena hal tersebut, Indonesia kemudian mengadaptasi konsep di negara maju untuk menjadikan industri kreatif sebagai fokus utama perekonomian negara. Adapun beberapa yang bisa didapatkan sebagai manfaat dari industri kreatif, yaitu:

1. Memicu Munculnya Bisnis Startup

Teknologi yang saat ini sudah semakin maju dapat memudahkan akses informasi menjadi lebih cepat dibandingkan dengan sebelumnya. Hal inilah yang kemudian memungkinkan semua orang berkomunikasi tanpa permasalahan dengan jarak.

Karena itu, proses pembelajaran dan penerimaan ilmu akan lebih memudahkan bagi semua orang. Ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan dengan mudah dari internet, kemudian diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.

Saat suatu bisnis yang sudah menggunakan konsep ekonomi kreatif atau start up, yang dihasilkan dari ide serta kreativitas manusia muncul, maka hal tersebut dapat menjadi pemicu munculnya perusahaan startup lainnya.

2. Inovasi Menjadi Lebih Cepat

Manfaat yang bisa didapatkan selanjutnya adalah tentu saja karena semakin berkembangnya teknologi internet, sehingga dapat menjadi motivasi untuk menghasilkan inovasi dalam waktu yang lebih cepat.

3. Meningkatnya Persaingan Sehat

Lagi-lagi kemudahan karena menggunakan fasilitas internet, semua pemilik bisnis maupun pasar memiliki market atau media yang sama. Media tersebut dapat digunakan untuk menjangkau konsumen yang membutuhkan produk tersebut.

Hal inilah yang kemudian akan menimbulkan kenaikan tingkat persaingan antar pelaku ekonomi. Namun, kamu harus tahu bahwa dengan meningkatnya tingkat persaingan, namun persaingan tersebut terjadi secara aman dan adil.

Persaingan tersebut kemudian menghasilkan upaya untuk marketing produk. Upaya pelaku ekonomi tersebut untuk memahami kebutuhan, keinginan, dan juga keresahan masyarakat serta mengubahnya menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Meskipun industri kreatif memang menghasilkan lapangan pekerjaan yang banyak dan memerlukan Sumber Daya Manusia, namun kamu harus ingat juga bahwa mereka mencari karyawan dengan kualifikasi serta juga syarat yang dibutuhkan oleh perusahaan

shares